
Jalan hidupku, penuh liku-liku.
Ya liku-liku laki-laki yang tak laku-laku.
Jalan hidupku, berkelok-kelok.
Ya kadang kekiri, kadang ke kanan berbelok.
Jalan hidupku, berbelit-belit.
Kadang terlepas, kadang terlilit.
Jalan hidupku, di bawah kolong langit.
Kadang renggang, kadang terjepit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar